Langsung ke konten utama

Pemeriksaan Kramer pada Ikterik Neonatus

PENGERTIAN

Pemeriksaan Kramer adalah suatu pemeriksaan (tindakan atau cara) dalam menilai / menentukan derajat ikterus yang merupakan risiko terjadinya kern-ikterus.

Ikterus, yaitu perubahan warna kuning pada kulit, membrane mukosa, sclera dan organ lain yang disebabkan oleh peningkatan kadar bilirubin di dalam darah.

Kern-ikterus(ensefalopati bilirubin) adalah suatu kerusakan otak akibat perlengketan bilirubin indirek pada otak.

TUJUAN

Pemeriksaan Kramer dilakukan untuk menilai kadar bilirubin didalam darah dan menentukan derajat ikterus pada bayi baru lahir.

MANFAAT

Pemeriksaan Kramer dilakukan untuk:
  1. Menghilangkan/mengatasi penyebab.
  2. Mencegah peningkatan kadar bilirubin lebih lanjut
  3. Menentukan asuhan kebidanan yang akan diberikan pada bayi dengan ikterus
  4. Merumuskan diagnosa kebidanan dan menentukan prioritas pada masalah bayi dengan Ikterus neonatorum
  5. Melaksanakan dan mengantisipasi masalah potensial / diagnosa lain pada bayi dengan Ikterus neonatorum
  6. Mengambilan keputusan tindakan segera / kolaborasi pada bayi dengan Ikterus neonatorum
  7. Menyusun rencana / planning kebidanan pada bayi dengan Ikterus neonatorum

PENILAIAN IKTERUS MENURUT KRAMER

Ikterus dimulai dari kepala, leher dan seterusnya. Dan membagi tubuh bayi baru lahir dalam lima bagian bawah sampai tumut, tumit-pergelangan kaki dan bahu pergelanagn tangan dan kaki seta tangan termasuk telapak kaki dan telapak tangan.

Cara pemeriksaannya ialah dengan menekan jari telunjuk ditempat yang tulangnya menonjol seperti tulang hidung, tulang dada, lutut dan lain-lain. Kemudian penilaian kadar bilirubin dari tiap-tiap nomor disesuaikan dengan angka rata-rata didalam gambar di samping.


PENENTUAN DERAJAT IKTERUS MENURUT PEMBAGIAN ZONA TUBUH (MENURUT KRAMER) 
  • KRAmer I. Daerah kepala (Bilirubin total ± 5 – 7 mg).
  • Kramer II daerah dada – pusat (Bilirubin total ± 7 – 10 mg%)
  • Kramer III Perut dibawah pusat s/d lutut (Bilimbin total ± 10 – 13 mg)
  • Kramer IV lengan s/d pergelangan tangan tungkai bawah s/d pergelangan kaki (Bilirubin total ± 13 – 17 mg%)
  • Kramer V s/d telapak tangan dan telapak kaki (Bilirubin total >17 mg%).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEBUAH TULISAN SEORANG DOKTER TENTANG PERAWAT

Perawat Bukan Pembantu Dokter! Perawat, siapa yang tidak kenal dengan profesi luar biasa ini. Bahkan tidak jarang pasien lebih ingat akan perawat daripada dokternya karena pasien lebih berinteraksi dengan para perawat yang memang mempunyai waktu lebih banyak dibanding dokter. Ketekunan juga kesabaran perawat dalam merawat pasien hingga sembuh merupakan hal luar biasa. Sama juga akan perkenalan saya dengan Naela Mustika Khikmah, Ns perawat muda yang mengabdikan diri di lereng Bromo. Program Pencerah Nusantara menjadi wadah bagi kami para tenaga kesehatan untuk menyamakan visi misi dan mengutamakan pasien. Pasalnya paradigma miring bahwa perawat adalah orang nomer dua yang seolah-olah hanya menjadi pembantu dokter sudah terlalu lama bergulir. Tidak jarang karena pola pikir seperti inilah maka harmonisme antara dokter dan perawat sering berada di ujung tanduk. Dokter terkadang merasa perawat bekerja di luar wewenangnya dan perawat pun merasa dokter hanya dapat memerintah saja tanpa ber...

Amankah Menggunakan Kaca Mata Hitang Saat Cuaca Cerah?

Cuaca Cerah? Pakai Kacamata Hitam!. Jawabannya adalah ya, proteksi terhadap sinar ultraviol Dalam pemilihan kacamata hitam, cermati detail dari produk proteksi UV pada label produk. Pilihlah kacamata hitam yang dapat menghalangi 99-100% sinar radiasi UVA dan UVB. Ingatlah selalu bahwa warna dan semakin gelap warna suatu lensa kacamata hitam, tidaklah berpengaruh terhadap kemampuannya untuk menghalangi sinar UV. Pilihlah kacamata hitam yang memiliki lensa lebar untuk melindungi mata Anda dari segala sudut. Beberapa jenis lensa kontak juga menawarkan pilihan proteksi terhadap sinar UV, tetapi tetap saja harus dikombinasikan dengan kacamata hitam untuk proteksi maksimal. Tentu saja, proteksi terhadap sinar UV bukan hanya menjadi pertimbangan dalam pemilihan kacamata hitam. Untuk menambahkan proteksi terhadap sinar UV, Anda dapat menambahkan hal berikut:     Blue-blocking lenses. Dapat membantu objek yang jauh dapat terlihat lebih jelas, terutama di saat cuaca sedang berkab...